| File name | Ku Merindukanmu, Putih Abu-abu |
| Permission | rw-r--r-- |
| Author | n4tto |
| Date and Time | 10.26 |
| Label | Ceritaku |
| Action |
Dua tahun silam masih teringat jelas di benak ku, ketika siswa dan siswi kelas 3 berteriak “Aku Lulus, Aku Lulus, Aku Lulus”. Tangisan bahagia pun meleleh membasahi setiap raut wajah kami. Rasanya tak pernah terbayangkan, dalam kurun waktu 3 tahun kita bersama, berbagi suka dan duka, berada pada suatu ruangan sebagai wadah kita bersama untuk belajar, harus terpisahkan dengan amplop yang menyatakan bahwa kita lulus. Sebenarnya tidak ingin ada kata perpisahan diantara kita, namun perpisahan jangan juga diartikan sebagai kebersamaan terus menerus. Hari ini kita berpisah, hari ini kita merantau ke tanah orang lain dengan tujuan kita masing – masing, namun suatu hari nanti ketika kita kembali ke tanah asal kita, pasti perjumpaan akan menghampiri kita. Begitu banyaknya kenangan bersama kalian, dari yang pahit, menyenangkan, hingga yang mengajarkan berbagai macam hal, semua itu pasti tidak serta merta dapat terlupakan. Kini aku hanya bisa memandangi foto kalian dan hanya bisa berkomunikasi melalui HP & facebook.
Beberapa bulan yang lalu, ketika ku kembali ke Kalimantan, sengaja ku melewati sekolah ku dulu, dengan niatan ingin melihat generasi penerus ku saat ini. Rupanya tampilan sekolah ku dulu telah banyak berubah, dulu yang pagarnya 1 kini menjadi 2, kantornya pun tepat berada di tengah, halaman parkir semakin luas. Satu hal yang menarik penglihatan ku adalah masih adanya penjual ice cream tepat di depan sekolahku. Sembari mengingat semua kenangan di sekolah ku dulu, ku nikmati juga ice cream dari penjual tersebut. Rupanya si penjual pun masih ingat tentang aku. Dan hal yang paling tidak bisa terlupakan adalah ketika si penjual sedikit bercerita tentang kenakalan ku dulu . Yah, memang aku dulu sangat nakal , rugi rasanya jika masa SMA tidak nakal . Si penjual banyak bercerita kepadaku, dan rupanya masih ada alumni khususnya angkatan ku yang sering memesan ice cream kepada si penjual tersebut.
Bel tanda pulang sekolah pun berbunyi, aku melihat adik – adik ku berjalan menuju pagar keluar, ada yang menunggu jemputan, ada yang naik taksi, ada juga yang bergandengan tangan . Yah, kejadian itu sedikit mengingatku tentang masa laluku, kini biarlah mereka yang menikmati masa – masa itu, ini zaman mereka, masa putih abu – abuku telah tuntas 2 tahun silam .
putih abu2 oh putih abu2...
BalasHapussmbc-surabaya.blogspot.com
masa - masa yang tak akan pernah terlupakan :)
Hapus